Grant Ceremony & Seminar on Research Findings 2026: ITB dan Asahi Glass Foundation Perkuat Kolaborasi Riset Hampir Empat Dekade
Oleh Anggun Nindita -
Editor Muhammad Efriza Pandia
BANDUNG, itb.ac.id – Institut Teknologi Bandung (ITB) bersama The Asahi Glass Foundation (AGF) kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekosistem riset melalui penyelenggaraan Grant Ceremony & Seminar on Research Findings Assisted by The Asahi Glass Foundation 2026 di Auditorium Campus Center Timur, ITB Kampus Ganesha, Selasa (21/7/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempresentasikan hasil penelitian penerima hibah periode sebelumnya sekaligus menganugerahkan hibah kepada peneliti baru yang akan melaksanakan riset pada tahun 2026.
Kemitraan Strategis yang Terjalin Hampir Empat Dekade

Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi ITB, Prof. Ir. Lavi Rizki Zuhal, Ph.D., menyampaikan bahwa kerja sama antara ITB dan Asahi Glass Foundation menjadi salah satu kemitraan internasional yang konsisten mendukung pengembangan riset di ITB.
"Hampir empat dekade kolaborasi ini telah memberikan kontribusi yang sangat berarti terhadap kemajuan riset dan inovasi di ITB. Hingga saat ini, sebanyak lebih dari 300 proposal penelitian dari ITB telah memperoleh pendanaan melalui program hibah penelitian bergengsi dari Asahi Glass Foundation," ujarnya.
Prof. Lavi mengapresiasi seluruh peneliti yang telah menyelesaikan penelitian mereka dan berharap hasil riset tersebut dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta masyarakat Indonesia maupun dunia.
"Kepada para penerima hibah yang baru, saya mengucapkan selamat. Semoga penelitian yang akan dijalankan mampu menghasilkan inovasi yang memberikan dampak nyata dalam menjawab berbagai tantangan ilmiah maupun sosial," tuturnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Asahi Glass Foundation atas dukungan yang diberikan secara konsisten selama hampir empat dekade dan berharap kolaborasi tersebut terus berkembang pada masa mendatang.
Pendanaan Riset yang Mendorong Luaran Berkualitas

Plt. Direktur Riset dan Inovasi ITB, Dr. Grandprix Thomryes Marth Kadja, mengatakan bahwa program hibah AGF telah menjadi salah satu fondasi penting dalam mendukung budaya riset di lingkungan ITB.
Dr. Grandprix mengapresiasi kualitas penelitian para penerima hibah yang dinilai mampu menghasilkan luaran melampaui target yang diajukan dalam proposal awal.
"Hal ini menunjukkan bahwa para peneliti ITB tidak hanya mampu memenuhi target penelitian, tetapi juga menghasilkan luaran yang memberikan nilai tambah bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi," ujarnya.
Asahi Glass Foundation Dukung Pengembangan Sains dan Teknologi Indonesia

Chairman of the Asahi Glass Foundation, Takuya Shimamura, menjelaskan bahwa yayasan yang didirikan pada 1933 tersebut memiliki empat program utama, yaitu hibah penelitian, beasiswa, Blue Planet Prize, serta dukungan pembelajaran lingkungan bagi generasi muda.
Dalam kesempatan tersebut, ia turut mengundang para peneliti ITB untuk mengikuti Asahi Glass Foundation International Research Presentation and Exchange Forum yang akan diselenggarakan di Jepang pada November mendatang.
Selain itu, ia memperkenalkan Blue Planet Prize, penghargaan internasional yang diberikan kepada individu atau tim yang berkontribusi luar biasa dalam mengatasi permasalahan lingkungan global.
"Semoga semakin banyak peneliti Indonesia yang memperoleh penghargaan tersebut pada masa depan," ucapnya.
Mendukung Riset Lintas Disiplin untuk Menjawab Tantangan Global

Sementara itu, Senior Executive Director of the Asahi Glass Foundation, Dr. Naoki Sugimoto, menyampaikan berbagai riset di ITB selaras dengan visi pembangunan Indonesia yang menempatkan sains dan teknologi sebagai pilar utama kemajuan ekonomi dan daya saing bangsa.
Pendanaan Asahi Glass Foundation mencakup berbagai disiplin ilmu, mulai dari ilmu material, ilmu hayati, teknologi informasi, lingkungan, energi berkelanjutan, ilmu sosial, arsitektur, hingga teknik perkotaan.
"Setiap tahun kami mendukung 14 peneliti ITB untuk menghasilkan inovasi dan penemuan ilmiah yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat," ungkapnya.
Ia menambahkan, seminar ini menjadi wadah bagi para peneliti penerima hibah tahun sebelumnya untuk membagikan hasil penelitiannya sekaligus menjadi awal perjalanan bagi penerima hibah tahun 2026 dalam menghasilkan inovasi baru.
14 Peneliti ITB Terima Hibah Penelitian The Asahi Glass Foundation 2026

Pada kesempatan tersebut, Asahi Glass Foundation juga menganugerahkan hibah penelitian kepada 14 dosen dan peneliti ITB yang berasal dari berbagai fakultas dan sekolah, yaitu:
1. Dr. Susanna (FITB)
2. Dr. Techn. Nabila Sofia Eryan Putri (FITB)
3. Dr. Ir. I Dewa Gede Arsa Putrawan (FTI)
4. Dr. Eng. Muhammad Haris Mahyuddin (FTI)
5. Prof. Dr. Delik Hudalah (SAPPK)
6. Dr. Isnu Putra Pratama (SAPPK)
7. Santi Novani, S.Si., M.T., Ph.D. (SBM)
8. Meditya Wasesa, S.T., M.Sc., Ph.D. (SBM)
9. Prof. Dr. apt. Heni Rachmawati (SF)
10. apt. Yangie Dwi Marga Pinanga, S.Farm., M.Sc., Ph.D. (SF)
11. Prof. Ir. Ramadhani Eka Putra, S.Si., M.Si., Ph.D. (SITH)
12. Dr. Indra Wibowo, S.Si., M.Sc. (SITH)
14. Dr. Eng. Isty Adhitya Purwasena, S.Si., M.Si. (SITH)
15. Dr. Eng. Rachmawati, S.T., M.Eng. (STEI)
Keempat belas penelitian tersebut mengangkat beragam isu strategis, mulai dari kecerdasan buatan, perubahan iklim, material berkelanjutan, energi terbarukan, bioteknologi kesehatan, ketahanan pangan, hingga pengembangan kota dan masyarakat berkelanjutan.
Keberagaman tema penelitian ini mencerminkan komitmen ITB dan Asahi Glass Foundation dalam mendorong riset multidisiplin yang mampu memberikan solusi terhadap berbagai tantangan global.

.jpg)

.jpg)



